"أهلا وسهلا مرحبا يا من أتيتم عندنا"
Home » » Pentingnya Sinergisitas Lembaga-Lembaga Dakwah Dalam Kerangka Penerapan Syariat Islam

Pentingnya Sinergisitas Lembaga-Lembaga Dakwah Dalam Kerangka Penerapan Syariat Islam

Written By Darul Ihsan on Kamis, 07 November 2013 | 01.22


Oleh: Ust, Fakhruddin Lahmuddin,


A. Pengertian Dakwah
Secara bahasa dakwah berasal dari kata daa’ yadu’ yang berarti thalaba, hastsa’ala yang berarti meminta, mengajak (almu’jamul wasiet).
Dakwah secara istilah mengajak manusia kepada kebaikan dan petunjuk amar ma’ruf nahi mungkar supaya mendapatkan kebahagiaan dunia akhirat (Muhammad Al Qadhar Husein dalam kitabnya Addakwah ilal Ishlah)
Ilmu dengannya diketahui segala usaha  dan cara dalam menyampaikan Islam kepada manusia yang mencakup  Aqidah, Syariah dan Akhlak (Dr. Ahmad Ghalwush dalam kitabnya Ad- Dakwah Al-Islamiyah)
Menyampaikan Islam kepada manusia dan mengajarkannya serta menerapkannya dalam realita kehidupan (Dr. Muhammad Abu Fatah Al Bayaanuni dalam kitabnya Al-Madkhal Ila “imiddakwah)

B. Kewajiban Berdakwah
Para ulama sepakat bahwa dakwah hukumnya wajib hanya saja mereka berbeda pendapat apakah wajib A’in atau wajib kifayah,masing masing memiliki Dalil Naqhli dan Dalil ‘Aqli.

C. Tema Dakwah
Tema Dakwah itulah Islam dengan seluruh ajarannya didalam seluruh aspek kehidupan.


D. Rukun rukun Dakwah
            1. Yang menyampaikan dakwah (Da’i);
            2. Orang yang disampaikan dakwah kepadanya (Mad’u) dan
            3. Materi dakwah.

E. Sumber – sumber dakwah
            1. Al – Qur’an
            2. Al- Hadist
3. Sejarah para Da’I yang berdakwah  berdasarkan  petunjuk Al-Quran dan Al-Hadist

F. Metode dakwah
            1. Metode Hikmah
            2. Al-Maw’idhah Al Hasanah
            3. Mujadalah
            4. Keteladanan
                                   
 G. Media Dakwah
            1.  Media Makna’wi (in Material)
            2.  Media Maddi (Material)

H. Kualifikasi Da’i
            1. Iman yang kuat terhadap ajaran Islam;
            2. Memiliki Ilmu Agama yang mendalam ;
            3. Mengamalkan Agama secara Istiqamah;
            4. Memahami Realitas Dakwah;
            5. Memahami Metode Dakwah;
            6. Memiliki Akhlak mulia;
            7. Berbaik sangka sesame muslim dan
            8. Bekerjasama dengan para Da’I lain.

I.                   Problematika Dakwah
1.      Pemahaman yang salah terhadap kewajiban dakwah;
2.      Munculnya berbagai penyakit sosial dalam diri Da’I seperti thamak, sombong, riya dan lain lain;
3.      Tidak Sinkron antara perkataan dengan perbuatan;
4.      Melemahnya ukhwah dan kerjasama sesama Da’i;
5.      Timbulnya perpecahan umat;
6.      Lemahnya penguasaan ilmu agama dan
7.      Lemahnya penguasaan Ilmu dakwah

Makalah ini disampaikan di Seminar sehari Dinas Syariat Islam di Wisma Hijrah Lambaro, 7 November 2013.
Bagikan ke:

Posting Komentar

 
Website Resmi © Yayasan Teungku Haji Hasan Krueng Kalee Dayah Darul Ihsan – All Rights Reserved