"أهلا وسهلا مرحبا يا من أتيتم عندنا"
Home » » China, proses eksekusi koruptor di depan publik. Bagaimana dengan Indonesia?

China, proses eksekusi koruptor di depan publik. Bagaimana dengan Indonesia?

Written By Darul Ihsan on Minggu, 03 November 2013 | 17.02

China-KEKUATAN EKONOMI CHINA BANGKIT SETELAH TUMPAS RATUSAN KORUPTOR.

 Republik Rakyat China kini semakin mengkhawatirkan posisi Amerika Serikat (AS) dalam persaingan ekonomi global dan juga kekuatan militernya. Ekonomi China bangkit setelah negara berpenduduk 1,2 milyar jiwa itu berhasil menumpas ratusan koruptor yang telah menggerogoti keuangan negara hanya dalam beberapa tahun. 

Untuk menakut-nakuti abdi negara-nya agar tidak melakukan korupsi, pemerintah China setiap kali melakukan eksekusi hukuman tembak mati para koruptor selalu dilaksanakan di hadapan ribuan publik dan diperintahkan untuk ditayangkan oleh sejumlah stasiun televisi setempat secara berulang-ulang dalam beberapa bulan. Bukan hanya itu, selain menyita hartanya, pemerintah China juga mengambil alih beberapa organ tubuh penting para Koruptor yang dihukum mati seperti, mata, hati, jantung, liver dan ginjal untuk di donasikan kepada warga negaranya yang membutuhkan. Jenazah setiap koruptor yang telah di eksekusi disana diserahkan kepada keluarganya sudah tanpa ke 5 organ tubuh tersebut. 

Dampaknya, kini China berhasil bangkit memperkuat ekonomi rakyatnya dan menjadi macan ekonomi di kawasan Asia dan Eropa. Kekuatan ekonomi baru China yang disertai kecanggihan alat pertahanan militernya telah dianggap sebagai ancaman serius bagi AS dan Israel serta negara-negara Eropa. Mudah-mudahan Indonesia dapat meniru Republik Rakyat China dalam memberantas korupsi di negeri tercinta ini. Khususnya di Negeri Syariah Aceh tak perlu harus mengeksekusi mati para Koruptor seperti di China, tetapi laksanakan saja hukuman yang sesuai dengan Syariat Islam atas para koruptor yaitu, potong tangan dan atau potong kaki.
Bagikan ke:

Posting Komentar

 
Website Resmi © Yayasan Teungku Haji Hasan Krueng Kalee Dayah Darul Ihsan – All Rights Reserved